Jumat, 18 Maret 2011

Sedikit Kisah tentang SAVIOUR QUEEN band (Part 1)

-->

Ketika melihat foto di atas aku jadi ingat masa-masa indah aku bersama meraka, teman-teman band aku.
Entah kapan pertama kali SAVIOUR QUEEN band terbentuk, tapi yang resminya pada tanggal 7th march 2008.  Tak bisa di pungkiri band ini lahir di Sekolah, karena ada unsur campur tangan dari Guru-guru kesenian di sekolahku saat itu  SMA Negeri 11 Ambon. Kalau gak salah waktu itu ada festival band antar sekolah, terus guru-guru kesenian di sekolah aku pengen buat band yang unik, beda dan belum pernah ada pada masa itu di kota Ambon manise. . iya, Band yang seluruh personielnya Cewek, pandai bermusik dan mempunyai konsep yang unik. Akhirnya Ibu guru kesenian (Ibu. Masewa) telusuri seluruh kelas satu persatu untuk mencari cewek yang pandai main alat musik. Tapi ternyata Ibu. Masewa hanya menemukan 2 orang Cewek termasuk aku yang pandai bermain alat musik. Dari situ pencarian berhenti dan guru-guru kesenian menyerah. Tapi setelah aku di pertemukan dengan Masni (Cewek yg pandai main gitar dan mempunyai suara yang seksi). Aku dan masni tak mau menyerah, entah kenapa sejak perkenalan pertamaku dengannya kita langsung jadi kompak dan langsung dekat, hmm. . mungkin karena aku dan dia mempunyai selera music yang sama, dan band favorit yang sama pada masa itu. Padahal awalnya aku dan dia gak kenal  satu sama lain, well saat itu yang aku tahu Masni ‘cewek kelas sebelah yang pandai main gitar dan sering nyanyi-nyanyi di depan kelas’. Hehee dan mungkin dia juga mempunyai pemikiran yang sama tentang aku waktu pertama kali kenalan.
Okay, setelah jalan dan ngobrol sama dia, tiba-tiba muncul disatu pembicaraan tentang band yang masih di rencanakan guru-guru. Seingatku dia bilang “aku punya kok teman yang bisa main Bass, namanya Windy. Kapan-kapan kita coba yuk ke studio, siapa tau aja bandnya bisa terbentuk” lalu aku Tanya “terus siapa yang main Drumm? Well, aku kan guitaris, emank sih aku pernah belajar maen drum tapi gak serius dan cuman bisa kunci ½ atau 2/2aja. ” trus dia jawab “ udah tenang aja, entar kakak ku yang ngajarin kamu, dia drummer kok. Dia juga punya band yang alirannya sama kaya yang kita mau”  ya udah. . dari situ aku terima tawarannya dia.
Di Studio. . .                               
Awalmula pertemuan semua personiel di Studio Biru Langit. (dulu itu studio terkenal banget, tapi semenjak ada Studio 99,  mulai deh kurang rame).
Di sana masni mengenalkanku pada Windy, aku piker hanya kita bertiga yang maen di studio saat itu, ternyata kakaknya masni dkk datang, “nah. . . entar mereka yang ngajarin kita” kata masni, waduh. . saat itu aku benar-benar nervous soalnya Kak’Uchan (kakaknya masni) dan teman-temannya bermain music benar-benar professional. Saat latihan aku piker Windy udah tau maen Bass, ternyata dia baru pertama kali maen Bass, soalnya dia cuman bisa maen Gitar dulu. Ya udah Windy di ajarin Maen Bass, aku diajarin maen Drumm sama Kak’uchan, sementara Masni dia udah bisa maen gitar sambil nyanyi tanpa perlu di ajar.
Well, sepulang dari studio, aku, Masni, dan Windy ngumpul bentar sambil membiccarakan band yang belum terbentuk resmi pada saat itu. Saat itu kita pikir kita gak mampu kalo buat band personielnya cuman kita bertiga. Dan masing-masing dari kita masih ragu kalau perform hanya dengan Drumm, Guitar, dan Bass. Akhirnya aku memutuskan untuk mencari lagi Cewek di sekolah kita yang bisa main alat music.
To Be Continue. . .



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar